Capacitor Discharge Ignition /CDI

Peringatan:
Proyek ini tidak dianjurkan bagi Anda yang belum memiliki cukup pengalaman tentang elektronik dan ilmu kelistrikan. Hati-hati dengan penggunaan listrik arus kuat dan tegangan tinggi!

Rangkaian pengapian CDI menghasilkan percikan dari koil pengapian dengan melepaskan muatan dari kapasitor pada koil utama. Kapasitor 2 uF bermuatan sekitar 340 volt dan pelepasan muatan dilakukan dengan menggunakan SCR. Sebuah schmitt trigger osilator (74C14) dan MOSFET (IRF51O) digunakan untuk memberikan catu tegangan rendah dari trafo daya dan sebuah pengganda tegangan digunakan pada sisi tegangan tinggi untuk menaikkan tegangan kapasitor hingga sekitar 340 volt.

Schmitt trigger serupa juga digunakan untuk men- trigger SCR sebanyak empat kali setiap detik. Pencatu daya di-off-kan selama pelepasan muatan sehingga SCR akan berhenti menyuplai muatan ke kapasitor dan kembali pada posisi terblok. Dioda 3904 terhubung ke pin 9 dan IC 74C14 menyebabkan osilator catu daya berhenti selama proses pelepasan muatan kapasitor berlangsung. Rangkaian hanya akan mengalirkan arus sekitar 200 mA dari sumber tegangan 12 volt dan menghantarkan dua kali energi normal pada rangkaian pengapian konvensional. Sisi tegangan tinggi dari koil sekitar 10 kV yang menggunakan busi 3/8 inci pada kondisi tekanan dan temperatur normal. Pesat pengapian dapat dinaikkan sampal 10Hz tanpa mengurangi intensitas percikan, tetapi hal ini terbatas pada kemampuan trafo daya frekuensi rendah dan ke pesat siklus dan osilator. Semakin cepat pesat percikan maka diperlukan frekuensi yang semakin tinggi dan impedansi yang semakin rendah.

Perlu diingat bahwa koil pengapian tidak di-groundkan dan dapat menyebabkan percikan pada semua bagian terminal ini. Perhatikan peringatan untuk mengoperasikan rangkaian ini. Metode lain untuk menghubungkan koil adalah ke terminal ground (-) dan memindahkan kapasitor antara katoda dioda penyearah dengan terminal positif dan koil. SCR ditempatkan antara ground dengan sisi tegangan positif (+340 volt) dan kapasitor. Hal ini akan mengurangi kemungkinan terjadinya shock dan biasanya digunakan pada aplikasi otomotif.


Daftar Komponen
IC                                            74C14
R1                                           510 k ohm
R2                                           10kohm
R3                                           75 ohm
R4                                           15 kohm
R5                                           2 kohm
R6,R7                                     1 kohm
C1                                           1 uF
C2                                           47uF
C3                                           0,1 uF
C4,C5                                     2 uF
C6                                           2 uF 400V
D                                             1N4004
MOSFET                               IRF51O
Radio shack                        273-1365

Sumber : Rangkaian Elektronik Praktis: Rumah - Kendaraan


0 komentar:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.